Pernah merasa nge-down, pas perasaan nggak enak banget terus lihat postingan orang-orang yang masya Allah, jadi motivasi yang buat semangat jadi membara? Alhamdulillah kalau demikian. Namun ada kalanya pas down banget lalu yang muncul setelah melihatnya adalah perasaan yang membuat kita malah menyalahkan diri sendiri atau merutuki nasib? Bila iya, Maka istighfarlah segera. Bisa jadi kita sedang kufur nikmat. Membanding-bandingkan karunia Allah yang ada pada diri kita dan orang lain hanya membuat kita jadi hamba yang tak pandai bersyukur.
Manusiawi kok, karena dasarnya manusia diciptakan dengan sifat keluh kesah lagi kikir, lupa dan lemah pula. Tapi kalau berlarut-larut yang terjadi adalah kufur nikmat dan dzalim. Astaghfirullah, yuk kita taubati.
Ayo ubah persepsimu wahai diri. Allah itu Ar-Rahman Ar-Rahim. Allah sayang banget sama kamu, Allah lebih tahu tentang dirimu daripada dirimu sendiri. :) Setiap manusia Allah ciptakan dengan sifatnya masing-masing, unik. Kita hidup di bumi dengan jumlah manusia yang luar biasa banyak. wajah kita berbeda, kalaupun ada kemiripan maka tak akan ada yang sama persis. Dulu saya punya teman kuliah yang punya saudari kembar. Mereka mirip banget, tapi kalau dilihat lagi lama-lama ada aja bedanya, salah satunya karena karakternya yang berbeda.
Allah Luar Biasa karena Dia yang Menciptakan. Jadi, stop deh berkeluh kesah atau nggak puas terhadap diri sendiri. Kalau merasa memang belum maksimal, mari menjadi lebih baik karena Allah. Namun bukan mengambil standar berdasarkan yang ada pada manusia lain. Kamu unik dengan dirimu sendiri. Jadikan motivasi bukan pembanding diri. :)
Yuk, ucapkan Alhamdulillah dulu atas segala karunia Allah sejak awal kehidupan kita hingga akhir hidup nanti ^^
Nemu quotes di sosmed. Kalimatnya pendek tapi dalam banget.
Luruskan niat, jangan menjadikan standar penilaian manusia menjadi salah satu alasan memulai Ikhtiar untuk sesuatu yang Allah ridhai
Apa saja yang Allah ciptakan dalam rupamu, dalam dirimu, dalam karaktermu, apapun pencapaian dirimu sampai detik ini, apa yang sudah didoakan dan diikhtiarkan semampunya maka wajib mensyukuri atas semua hal itu. Sertai sabar dan ikhlas maka akan menjadi sebaik-baik tawakkal dari awal hingga akhir. Banyak diluar sana mereka menginginkan dan berharap dalam posisimu. Mendapatkan pendidikan yang baik, pakaian yang layak, tempat tinggal yang nyaman, makanan yang bergizi, tubuh yang kuat, akal yang sehat, pekerjaan yang sesuai harapan dan keluarga tempat berkumpul.
Duhai diri, Dunia yang bagai setetes air dilautan ini ada akhirnya kok. Secantik apapun seorang wanita, setampan apapun seorang pria dan sehebat apapun seorang manusia dengan kriteria yang biasa menjadi standar manusia, pasti ada kekurangan begitupun kelebihan dengan sifat lainnya. Kita sempurna nanti kalau udah di Syurga. Karena masih didunia tetap Syukuri yang ada, masih Allah kasih mata untuk bisa melihat dan membaca, tangan masih bisa menggenggam, kaki masih bisa berjalan dan masih banyak nikmat lain yang tak akan ada habisnya bila kita hitung. Allah lihat pada hati dan pakaian takwa bukan pada rupa.
Beberapa tips yang pernah saya baca untuk kita yang terkadang muncul rasa insecure
Beberapa tips yang pernah saya baca untuk kita yang terkadang muncul rasa insecure
- Menerima kekurangan tersebut memang menjadi bagian dari kita. Qona'ah dan Ridho terhadapnya.
- Fokus dan memanfaatkan kelebihan yang kita miliki
- Melakukan kebaikan-kebaikan yang memang kita mampu
- Mengoptimalkan kelebihan yang kita miliki, sehingga kekurangan kita tidak lagi mendominasi.
Do’a Meminta Ketakwaan dan Sifat Qona’ah
اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى
“Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina.” Artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat ‘afaf dan ghina.
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,
أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يقول : (( اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a: “Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina”.” (HR. Muslim no. 2721)
The last... jangan lupa menyayangi dirimu sendiri, betapa banyak kasih sayang Allah yang kamu lupakan. Abaikan semua perkataan orang yang menjatuhkanmu, atau perkataan dari dirimu sendiri. Bila sudah sayang pada diri sendiri dan mencintai dirimu atas segala kasih sayang-Nya, pasti akan ada yang datang dengan ketulusan karena Allah. Ayo kita percaya diri karena Allah dan sudahi perasaan insecure ini.
Quotes dari almarhum Ali Banat
When you're lost, ask Allah. When you're down, ask Allah. When you're need, ask Allah. The One Who Created you knows you better than you know yourself 😇
From me : "When you're happy, don't forget Allah. Always Allah then All is well"
Tulisan ini utamanya untuk diri sendiri, agar terus bersyukur. Semoga dengan menulis jadi lebih semangat dalam action kebaikan dan bila dibaca kembali selalu ada ghirah untuk qona'ah didalam dada. Semoga bermanfaat.
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tattimmus sholihat walhamdulillah 'alaa kulli hal. Kampf! Hamasah! Allah sayang kamu lebih dari kasih sayang seorang ibu, tak ada yang harus kamu khawatirkan. Salam hangat, catatan sehatku. Keep smile :)
Best regards,
A.D.A ^^ Annisa Dwi Arisandhy

Komentar
Posting Komentar