Kenapa aku harus bersedih? Jika ternyata, rezeki ku sudah tertulis, umurku telah ditentukan dan ajalku tidak tahu kapan datangnya.
Kenapa aku harus bersedih? Kalau
ternyata Allah lebih sayang kepadaku
daripada rasa kasih sayang seorang ibu terhadap bayinya.
Mengapa aku harus bersedih? Jika ternyata
beristighfar kepada Allah maka Ia akan
memberikan kepadaku rezeki dan menghilangkan seluruh kegelisahanku.
Mengapa aku harus bersedih? Jika ternyata jodohku sudah Allah takdirkan dan tertulis di Lauh Mahfuzh sebelum bumi dan langit diciptakan.
Mengapa aku harus bersedih? Jika ternyata Allah ketika berkehendak atas sesuatu maka Ia akan mengatakan “Jadilah” maka akan terjadi.
Mengapa aku harus bersedih? Jika ternyata
kepercayaanku kepada Allah tidak ada penghalangnya.
Mengapa aku harus bersedih? Jika ternyata rasa optimisku dan senyumku jauh lebih baik daripada aku bersedih.
Jika kamu sedang sedih, maka
sujudlah kepada Allah dan katakan… “Ya Allah Wahai Maha Perkasa.. Tabahkanlah
aku”.
Dan jika engkau didzalimi, maka
sujudlah di hadapanNya dan katakanlah “Wahai Maha Adil, tolonglah aku”.
Dan jika engkau hendak memilih,
maka sujudlah kepada Allah dan katakan “Wahai Dzat Yang Maha Melihat, berilah
aku petunjuk”.
Jika engkau membutuhkan sesuatu,
maka katakanlah “Wahai Dzat Yang Mengabulkan segala doa, Kabulkanlah doaku”.
Dan jika hatimu membutuhkan rasa cinta, maka engkau tidak akan mendapati satupun yang berhak untuk dicintai selain Allah.
Dan jika engkau rindu dengan
kelembutan, maka Engkau tidak akan mendapati satupun yang paling lembut kecuali
tanah ketika engkau sujud kepada Allah.
Dan jika bumi ini terasa sempit
bagimu, dan engkau tidak mendapati satu kawanpun, maka Allah jauh lebih dekat kepadamu
dari apa yang engkau bayangkan.
Sorong, 14 Ramadhan 1441 H/ 7 Mei 2020 M
Best Regards
A.D.A :)


Komentar
Posting Komentar